PSSI AKAN MENGAKUI ISL....BAGAIMANA DENGAN KONSORSIUM
Menpora, Andi Mallarangeng, sudah bertemu
langsung dengan ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin, menyangkut
permintaan agar kisruh kepengurusan tidak terus diperpanjang. Solusi
yang terus disodorkan Menpora adalah pelegalan ISL, ini diambil hanya
dengan dasar membuka kesempatan bagi seluruh warga Indonesia untuk bisa
memperkuat Timnas Indonesia.
"Saya sampaikan posisi pemerintah yang menginginkan rekonsiliasi, suasana kondusif dibutuhkan agar pembinaan sepakbola makin maju," ujar Andi pada jumpa pers usai pertemuan dengan PSSI, Jumat malam WIB (10/2/2012).
Pada Rapat kerja yang dipimpin Rully Chaerul. A berlangsung di gedung DPR Senayan Jakarta, Senin (28/2) lalu, menpora mengusulkan "bagaimana kalau salah satu solusi rekonsiliasi adalah ada dua kompetisi di dalam PSSI. Artinya PSSI akui ISL dan ISL akui PSSI. Dengan demikian ada dua kompetisi dibawah PSSI, karena dua-duanya dibawah PSSI dan saling mengakui, jadi tidak ada halangan untuk tim nasional," papar politikus dari Partai Demokrat saat itu.
Kainginan pemerintah ini adalah suati tindakan yang baik dimana hal diskriminasi perlu dihilangkan dimana selanjutnya timnas dapat merekrut pemain terbaik. " Kalau dua-dua (kompetisi) bisa disetujui PSSI, maka siapapun bisa jadi pemain tim nasional tanpa takut ada sanksi FIFA. Itu solusi terbaik saat ini, nanti baru satu-satu poin masalah diselesaikan," imbuh Andi.
Bagaimana engan Djohar mendengar masukan dari Menpora, ternyata PSSI membuka diri dan menyatakan akan mengusahakan keinginan itu segera terwujud. Menpora menilai langkah menuju rekonsiliasi sudah dimulai.
Tapi bagaiman dengan keinginan Konsorsium ?..dapatkah merespon Rekonsiliasi ala Menpora ini..? dimana kita ketahui Konsorsium adalah dewan Syuronya PSSI...Apakah mereka menyambut baik hal ini dan tidak mengartikannya bahwa ISL adalah saingan berat IPL dalam Bisnis Rumput Hijau....Semoga Rekonsiliasi tetap berjalan demi Timnas dan kemajuan sepak bola tanah air tanpa mementingkan Kelompok dan menjauhkan yang namanya Diskriminasi,,....( Andi Ms Hesandy )
"Saya sampaikan posisi pemerintah yang menginginkan rekonsiliasi, suasana kondusif dibutuhkan agar pembinaan sepakbola makin maju," ujar Andi pada jumpa pers usai pertemuan dengan PSSI, Jumat malam WIB (10/2/2012).
Pada Rapat kerja yang dipimpin Rully Chaerul. A berlangsung di gedung DPR Senayan Jakarta, Senin (28/2) lalu, menpora mengusulkan "bagaimana kalau salah satu solusi rekonsiliasi adalah ada dua kompetisi di dalam PSSI. Artinya PSSI akui ISL dan ISL akui PSSI. Dengan demikian ada dua kompetisi dibawah PSSI, karena dua-duanya dibawah PSSI dan saling mengakui, jadi tidak ada halangan untuk tim nasional," papar politikus dari Partai Demokrat saat itu.
Kainginan pemerintah ini adalah suati tindakan yang baik dimana hal diskriminasi perlu dihilangkan dimana selanjutnya timnas dapat merekrut pemain terbaik. " Kalau dua-dua (kompetisi) bisa disetujui PSSI, maka siapapun bisa jadi pemain tim nasional tanpa takut ada sanksi FIFA. Itu solusi terbaik saat ini, nanti baru satu-satu poin masalah diselesaikan," imbuh Andi.
Bagaimana engan Djohar mendengar masukan dari Menpora, ternyata PSSI membuka diri dan menyatakan akan mengusahakan keinginan itu segera terwujud. Menpora menilai langkah menuju rekonsiliasi sudah dimulai.
Tapi bagaiman dengan keinginan Konsorsium ?..dapatkah merespon Rekonsiliasi ala Menpora ini..? dimana kita ketahui Konsorsium adalah dewan Syuronya PSSI...Apakah mereka menyambut baik hal ini dan tidak mengartikannya bahwa ISL adalah saingan berat IPL dalam Bisnis Rumput Hijau....Semoga Rekonsiliasi tetap berjalan demi Timnas dan kemajuan sepak bola tanah air tanpa mementingkan Kelompok dan menjauhkan yang namanya Diskriminasi,,....( Andi Ms Hesandy )
Blog In
Entri
-
Bergabunglah bersam kami, untuk menyelesiakan masalah IT anda
-
M enpora, Andi Mallarangeng, sudah bertemu langsung dengan ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin, menyangkut permintaan agar kisruh kepengu...
-
( Menciptakan Rekor Muri Dengan Sepak Bola diangka 4 ). Salam olahraga..! Tgl. 29 Pebruari 2012 sebagai tahun kabisat diamana ...


